Menkeu Purbaya: Guncangan Ekonomi Bukan Karena Global, tapi Salah Kebijakan Domestik

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai bahwa guncangan ekonomi yang terjadi di Indonesia tidak selalu disebabkan oleh ketidakpastian global. Menurutnya, dalam banyak kasus, gejolak justru bersumber dari kebijakan domestik yang terlalu menekan pertumbuhan ekonomi dan likuiditas di dalam sistem.

Hal tersebut disampaikan Purbaya dalam perbincangan pada program Endgame #245, yang tayang di YouTube, Rabu (29/1/2026). Dalam 30 menit awal diskusi, ia menegaskan bahwa ekonomi nasional sempat mengalami perlambatan karena pertumbuhan uang beredar yang nyaris stagnan dalam waktu cukup lama.

“Ekonomi itu sempat dicekik cukup lama. Dikasih napas sedikit, lalu dicekik lagi. Akibatnya, aktivitas ekonomi melambat dan masyarakat mulai merasakan tekanannya,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan bahwa ketika likuiditas di sistem tidak memadai, dampaknya tidak hanya terasa pada sektor keuangan, tetapi juga merembet ke daya beli masyarakat dan stabilitas sosial. Karena itu, Purbaya menekankan pentingnya pendirian dan konsistensi dalam berkebijakan, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga menyinggung target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. Menurutnya, untuk mencapai target tersebut, diperlukan kombinasi antara penguatan permintaan domestik dan peningkatan foreign direct investment (FDI), yang hanya akan masuk jika fondasi ekonomi dan kebijakan dinilai kredibel.

“Kalau ekonomi bisa tumbuh kuat dan konsisten, investasi akan datang dengan sendirinya,” kata dia.

👉 Pembahasan lengkap mengenai strategi likuiditas, kebijakan fiskal, peran investasi asing, serta arah kebijakan ekonomi ke depan dapat disimak dengan menonton video Endgame #245 secara utuh di YouTube.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *